Kelompok Keahlian

Kelompok Keahlian

Program Studi S1 Arsitektur

Kelompok keahlian Program Studi S1 Arsitektur menjadi ruang pengembangan ilmu, riset, dan praktik arsitektur yang berfokus pada komunikasi desain, permukiman dan perkotaan, serta sejarah, teori, dan kritik arsitektur.

Komunikasi dan Desain Arsitektur
01

Komunikasi dan Desain Arsitektur

Merancang Ide, Mengomunikasikan Ruang

Arsitektur bukan sekadar bangunan, ia adalah bahasa. Bahasa yang berbicara melalui garis, bentuk, warna, dan ruang. Kelompok Keahlian Komunikasi dan Desain Arsitektur hadir untuk memastikan bahasa itu tersampaikan dengan jelas, kuat, dan bermakna.

Di sinilah proses kreatif bertemu dengan teknik representasi. Mulai dari sketsa tangan yang intuitif hingga model digital tiga dimensi yang presisi, kelompok ini mengeksplorasi berbagai cara seorang arsitek berkomunikasi: kepada klien, kepada masyarakat, dan kepada dunia.

Kelompok ini juga mendalami desain arsitektur sebagai sebuah proses berpikir yang sistematis dan imajinatif sekaligus. Melalui studio perancangan, riset representasi visual, hingga pengembangan metode desain berbasis teknologi, kami membentuk arsitek yang tidak hanya mampu membangun, tetapi juga mampu bercerita tentang apa yang mereka bangun.

Permukiman dan Perkotaan
02

Permukiman dan Perkotaan

Memahami Kota, Merancang Kehidupan

Kota adalah panggung terbesar tempat kehidupan manusia berlangsung. Di dalamnya, jutaan cerita berpotongan setiap hari: cerita tentang perumahan yang layak, ruang publik yang inklusif, dan lingkungan yang tumbuh seiring zamannya. Kelompok Keahlian Permukiman dan Perkotaan berdiri di jantung percakapan itu.

Kami percaya bahwa merancang permukiman bukan hanya soal tata letak fisik, melainkan soal memahami manusia: kebutuhan, kebiasaan, dan aspirasinya. Dari kampung kota yang padat hingga kawasan pinggiran yang terus berkembang, kelompok ini mendedikasikan diri untuk membaca fenomena perkotaan secara kritis dan meresponsnya melalui desain yang berakar pada realitas sosial.

Dengan pendekatan lintas disiplin yang memadukan arsitektur, perencanaan kota, sosiologi, dan ekologi, kelompok ini menghasilkan riset dan rancangan yang relevan bagi tantangan permukiman masa kini: keterjangkauan hunian, degradasi lingkungan, hingga dampak urbanisasi yang terus mengakselerasi. Di sini, arsitektur adalah alat untuk keadilan ruang.

Sejarah, Teori, dan Kritik Arsitektur
03

Sejarah, Teori, dan Kritik Arsitektur

Belajar dari Masa Lalu, Mempertanyakan Masa Kini

Setiap bangunan adalah dokumen zamannya. Ia merekam cara manusia berpikir, meyakini, dan menghargai sesuatu pada suatu masa. Kelompok Keahlian Sejarah, Teori, dan Kritik Arsitektur hadir untuk membaca dokumen-dokumen itu dengan seksama, dengan rasa ingin tahu, dan dengan keberanian untuk mempertanyakannya.

Sejarah arsitektur bukan hanya tentang nama-nama besar dan bangunan monumental. Ia adalah tentang bagaimana ide berkembang lintas waktu dan budaya, tentang mengapa sebuah gaya lahir dan kemudian ditinggalkan, tentang siapa yang dirayakan dalam kanon arsitektur dan siapa yang terlupakan.

Melalui teori, kami membangun kerangka berpikir yang memberi arsitek alat untuk memahami karyanya sendiri secara lebih reflektif. Melalui kritik, kami mendorong tradisi diskursus yang sehat: bahwa arsitektur harus bisa dibaca, dinilai, dan didebat sebagaimana karya budaya lainnya.